assalamualaikum..
hati mukmin pasti menangis
Suatu petang, di Tahun 1525. Penjara tempat tahanan orang-orang di situ terasa hening mencengkam. Jeneral Adolf Roberto, pemimpin penjara yang terkenal bengis, tengah memeriksa setiap kamar tahanan. Setiap banduan penjara membongkokkan badannya rendah-rendah ketika 'algojo penjara' itu melintasi di hadapan mereka. Kerana kalau tidak, sepatu 'boot keras' milik tuan Roberto yang fanatik Kristian itu akan mendarat di wajah mereka.
Roberto marah besar ketika dari sebuah kamar tahanan terdengar seseorang mengumandangkan suara-suara yang amat ia benci.
"Hai... hentikan suara jelekmu! Hentikan... !" Teriak Roberto sekeras-kerasnya sambil membelalakkan mata.
Namun apa yang terjadi? Laki-laki dikamar tahanan tadi tetap saja bersenandung dengan khusyu'nya. Roberto bertambah berang. Algojo penjara itu menghampiri kamar tahanan yang luasnya tak lebih sekadar cukup untuk satu orang. Dengan marah ia menyemburkan ludahnya ke wajah tua sang tahanan yang keriput hanya tinggal tulang. Tak puas sampai di situ, ia lalu menyucuh wajah dan seluruh badan orang tua renta itu dengan rokoknya yang menyala. Sungguh ajaib... Tak terdengar secuil pun keluh kesakitan.
Bibir yang pucat kering milik sang tahanan amat galak untuk meneriakkan kata Rabbi, wa ana 'abduka... Tahanan lain yang menyaksikan kebiadaban itu serentak bertakbir sambil berkata, "Bersabarlah wahai ustaz... InsyaALlah tempatmu di Syurga."
Melihat kegigihan orang tua yang dipanggil ustaz oleh sesama tahanan, 'algojo penjara' itu bertambah memuncak marahnya. Ia memerintahkan pegawai penjara untuk membuka sel, dan ditariknya tubuh orang tua itu keras-kerasnya sehingga terjerembab di lantai.
"Hai orang tua busuk! Bukankah engkau tahu, aku tidak suka bahasa hinamu itu?! Aku tidak suka apa-apa yang berhubung dengan agamamu! Ketahuilah orang tua dungu, bumi Sepanyol ini kini telah berada dalam kekuasaan bapa kami, Tuhan Jesus. Anda telah membuat aku benci dan geram dengan 'suara-suara' yang seharusnya tidak didengari lagi di sini. Sebagai balasannya engkau akan kubunuh. Kecuali, kalau engkau mahu minta maaf dan masuk agama kami."
Mendengar "khutbah" itu orang tua itu mendongakkan kepala, menatap Roberto dengan tatapan yang tajam dan dingin. Ia lalu berucap, "Sungguh... aku sangat merindukan kematian, agar aku segera dapat menjumpai kekasihku yang amat kucintai, Allah. Bila kini aku berada di puncak kebahagiaan karena akan segera menemuiNya, patutkah aku berlutut kepadamu, hai manusia busuk? Jika aku turuti kemahuanmu, tentu aku termasuk manusia yang amat bodoh."
Sejurus sahaja kata-kata itu terhenti, sepatu lars Roberto sudah mendarat di wajahnya. Laki-laki itu terhuyung. Kemudian jatuh terkapar di lantai penjara dengan wajah berlumuran darah. Ketika itulah dari saku baju penjaranya yang telah lusuh, meluncur sebuah 'buku kecil'. Adolf Roberto berusaha memungutnya. Namun tangan sang Ustaz telah terlebih dahulu mengambil dan menggenggamnya erat-erat.
"Berikan buku itu, hai laki-laki dungu!" bentak Roberto.
"Haram bagi tanganmu yang kafir dan berlumuran dosa untuk menyentuh barang suci ini!" ucap sang ustaz dengan tatapan menghina pada Roberto.
Tak ada jalan lain, akhirnya Roberto mengambil jalan paksa untuk mendapatkan buku itu. Sepatu lars seberat dua kilogram itu ia gunakan untuk menginjak jari-jari tangan sang ustaz yang telah lemah. Suara gemeretak tulang yang patah terdengar menggetarkan hati. Namun tidak demikian bagi Roberto. Laki-laki bengis itu malah merasa bangga mendengar gemeretak tulang yang terputus. Bahkan 'algojo penjara' itu merasa lebih puas lagi ketika melihat tetesan darah mengalir dari jari-jari musuhnya yang telah hancur. Setelah tangan tua itu tak berdaya, Roberto memungut buku kecil yang membuatnya baran. Perlahan Roberto membuka sampul buku yang telah lusuh. Mendadak algojo itu termenung.
"Ah... seperti aku pernah mengenal buku ini. Tetapi bila? Ya, aku pernah mengenal buku ini."
Suara hati Roberto bertanya-tanya. Perlahan Roberto membuka lembaran pertama itu. Pemuda berumur tiga puluh tahun itu bertambah terkejut tatkala melihat tulisan-tulisan "aneh" dalam buku itu. Rasanya ia pernah mengenal tulisan seperti itu dahulu. Namun, sekarang tak pernah dilihatnya di bumi Sepanyol.
Akhirnya Roberto duduk di samping sang ustaz yang sedang melepaskan nafas-nafas terakhirnya. Wajah bengis sang algojo kini diliputi tanda tanya yang dalam. Mata Roberto rapat terpejam. Ia berusaha keras mengingat peristiwa yang dialaminya sewaktu masih kanak-kanak. Perlahan, sketsa masa lalu itu tergambar kembali dalam ingatan Roberto.
Pemuda itu teringat ketika suatu petang di masa kanak-kanaknya terjadi kekecohan besar di negeri tempat kelahirannya ini. Petang itu ia melihat peristiwa yang mengerikan di lapangan Inkuisisi (lapangan tempat pembantaian kaum muslimin di Andalusia). Di tempat itu tengah berlangsung pesta darah dan nyawa. Beribu-ribu jiwa tak berdosa gugur di bumi Andalusia. Di hujung kiri lapangan, beberapa puluh wanita berhijab (jilbab) digantung pada tiang-tiang besi yang terpancang tinggi. Tubuh mereka gelantungan tertiup angin petang yang kencang, membuat pakaian muslimah yang dikenakan berkibar-kibar di udara.
Sementara, di tengah lapangan ratusan pemuda Islam dibakar hidup-hidup pada tiang-tiang salib, hanya karena tidak mahu memasuki agama yang dibawa oleh para rahib. Seorang kanak- kanak laki-laki comel dan tampan, berumur sekitar tujuh tahun, malam itu masih berdiri tegak di lapangan Inkuisisi yang telah senyap. Korban-korban kebiadaban itu telah syahid semua. Kanak kanak comel itu melimpahkan airmatanya menatap sang ibu yang terkulai lemah di tiang gantungan. Perlahan-lahan kanak - kanak itu mendekati tubuh sang ummi yang tak sudah bernyawa, sambil menggayuti abinya.
Sang anak itu berkata dengan suara parau, "Ummi, ummi, mari kita pulang. Hari telah malam. Bukankah ummi telah berjanji malam ini akan mengajariku lagi tentang alif, ba, ta, tsa... .? Ummi, cepat pulang ke rumah ummi... "
Budak kecil itu akhirnya menangis keras, ketika sang ummi tak jua menjawab ucapannya. Ia semakin bingung dan takut, tak tahu apa yang harus dibuat . Untuk pulang ke rumah pun ia tak tahu arah. Akhirnya budak itu berteriak memanggil bapaknya, "Abi... Abi... Abi... " Namun ia segera terhenti berteriak memanggil sang bapa ketika teringat petang kelmarin bapanya diseret dari rumah oleh beberapa orang berseragam.
"Hai... siapa kamu?!" jerit segerombolan orang yang tiba-tiba mendekati budak tersebut. "Saya Ahmad Izzah, sedang menunggu Ummi... " jawabnya memohon belas kasih.
"Hah... siapa namamu budak, cuba ulangi!" bentak salah seorang dari mereka. "Saya Ahmad Izzah... " dia kembali menjawab dengan agak kasar. Tiba-tiba, Plak! sebuah tamparan mendarat di pipi si kecil.
"Hai budak... ! Wajahmu cantik tapi namamu hodoh. Aku benci namamu. Sekarang kutukar namamu dengan nama yang lebih baik. Namamu sekarang 'Adolf Roberto'... Awas! Jangan kau sebut lagi namamu yang buruk itu. Kalau kau sebut lagi nama lamamu itu, nanti akan kubunuh!" ancam laki-laki itu.
Budak itu mengigil ketakutan, sembari tetap menitiskan air mata. Dia hanya menurut ketika gerombolan itu membawanya keluar lapangan Inkuisisi. Akhirnya budak tampan itu hidup bersama mereka. Roberto sedar dari renungannya yang panjang. Pemuda itu melompat ke arah sang tahanan. Secepat kilat dirobeknya baju penjara yang melekat pada tubuh sang ustaz. Ia mencari-cari sesuatu di pusat laki-laki itu. Ketika ia menemukan sebuah 'tanda hitam' ia berteriak histeria, "Abi... Abi... Abi... "
Ia pun menangis keras, tak ubahnya seperti Ahmad Izzah dulu. Fikirannya terus bergelut dengan masa lalunya. Ia masih ingat betul, bahwa buku kecil yang ada di dalam genggamannya adalah Kitab Suci milik bapanya, yang dulu sering dibawa dan dibaca ayahnya ketika hendak menidurkannya. Ia jua ingat betul ayahnya mempunyai 'tanda hitam' pada bahagian pusat. Pemuda bengis itu terus meraung dan memeluk erat tubuh tua nan lemah. Tampak sekali ada penyesalan yang amat dalam atas tingkah-lakunya selama ini.
Lidahnya yang sudah berpuluh-puluh tahun lupa akan Islam, saat itu dengan spontan menyebut, "Abi... aku masih ingat alif, ba, ta, tha... " Hanya sebatas kata itu yang masih terakam dalam benaknya. Sang ustaz segera membuka mata ketika merasakan ada tetesan hangat yang membasahi wajahnya. Dengan tatapan samar dia masih dapat melihat seseorang yang tadi menyeksanya habis-habisan kini sedang memeluknya.
"Tunjuki aku pada jalan yang telah engkau tempuhi Abi, tunjukkan aku pada jalan itu... " Terdengar suara Roberto meminta belas. Sang ustaz tengah mengatur nafas untuk berkata-kata, lalu memejamkan matanya. Air matanya pun turut berlinang. Betapa tidak, jika setelah puluhan tahun, ternyata ia masih sempat berjumpa dengan buah hatinya, di tempat ini. Sungguh tak masuk akal. Ini semata-mata bukti kebesaran Allah.
Sang Abi dengan susah payah masih boleh berucap. "Anakku, pergilah engkau ke Mesir. Di sana banyak saudaramu. Katakan saja bahwa engkau kenal dengan Syaikh Abdullah Fattah Ismail Al-Andalusy. Belajarlah engkau di negeri itu,"
Setelah selesai berpesan sang ustaz menghembuskan nafas terakhir dengan berbekal kalimah indah "Asyahadu anla IllaahailALlah, wa asyahadu anna Muhammad Rasullullah... '.
Beliau pergi dengan menemui Rabbnya dengan tersenyum, setelah sekian lama berjuang dibumi yang fana ini. Kini Ahmah Izzah telah menjadi seorang alim di Mesir. Seluruh hidupnya dibaktikan untuk agamanya, Islam, sebagai ganti kekafiran yang di masa muda sempat disandangnya. Banyak pemuda Islam dari berbagai penjuru berguru dengannya...
p/s:
sahabat2ku...bertuahnya kita berada diMalaysia ,kita bebas mengamalkan agama yng kita anuti,cba kita lihat saudara2 kita diluar sana betapa susahnya utk mereka mengamalkan ajaran agama ...dibunuh akibat mempertahankan tudung dan keimanan tapi kita bertuah tak ada sapa nak hlang kita nak bertudung ke tak nak ke...jadi ,susah ke untuk kita menghargai nikmat kurniaanNya ni...nak tgu ditarik dulu baru nak menyesal ke????
shabat2ku....memang dunia ni sangat indah tapi ianya tak seindah apa yg ada di syurgakan??....keindahan nya cuma sementara......tak kekal pun...ana pasti anda semua tahu tentang ni kan???dunia ini persinggahan je kan???tapi kenapa kita buat seolah-olah ianya destinasi terakhir kita???
shabat2ku....bangun la dari lenamu ...bangun la dari kelalaianmu...ingatkan kita didunia ni ada misi kita sendiri iaitu mencari bekalan buat perhitungan di akhirat kelak...jangan sampai bila kita mati baru kita nak menyesal dan nak mtak dihidupkan sekali lagi....dah tak guna dah waktu itu sahabat2ku
sahabat2ku....islam itu mudah cuma kita yang menyusahkan hidup kita dengan tidak memahami islam itu sendiri....sesungguhnya nikmat iman dan islam itu sangat la indah cuma kita yang selalu memperburukkannya.....
sesungguhnya apa yg ana coretkan adalah lebih kepada mengingatkan diri ana sendri dismping orang2 yng ana kasihi sekalian....sesungguhnya apa yg baik datang dari Allah dan yg buruk dtg dari kelemahan ana sbgai hambaNYa yg kerdil....yang baik dijadikan tauladan dan yg bruk kita jadikan sempadan.....wallahualam
"SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MEMANDANG PADA AMALAN YANG BANYAK..TETAPI..PADA AMALAN YANG IKHLAS..SEDANGKAN IKHLAS ITU RAHSIA ALLAH.." with love-nuramna najihah :)..
Tuesday, November 10, 2009
kejam???
assalamualaikum..
siapa lebih kejam??????
Tiga orang lelaki yang sedang mabuk bertanding untuk menentukan siapa yang paling kejam.
Lelaki yang pertama menyerang seorang perempuan dan memukulnya sehingga giginya patah, lebam kedua biji matanya dan darah keluar daripada hidung dan telinga perempuan itu. Akhirnya perempuan itu jatuh ketakutan dan badannya menggeletar.
Dia berpusing menghadap dua lelaki dan berkata dengan bangganya,
“Akulah orang yang paling kejam”,
Tidak berpuashati, lelaki kedua bangun dan mengoyak baju perempuan itu, merogolnya dan terus mencekik perempuan itu sehingga perempuan itu mati.
Dan dia berkata
“Tidak ada siapa yang lebih kejam daripada aku”.
Lelaki ketiga pula bangun dan tersenyum. Dia menjawab
“Akulah yang paling kejam, aku cuma berdiri dan melihat kekejaman kamu sedangkan perempuan ini adalah adik aku”
Perempuan itu adalah Lebanon.
Lelaki pertama ialah Israel.
Lelaki kedua adalah Amerika Syarikat.
Lelaki ketiga pula ialah Umat Islam yang hanya berdiam diri dan lihat.
Tahniah kepada Umat Islam.
p/s:Sama-samalah kita muhasabah diri...sejauh mana usaha kita untuk menolong saudara-saudara Islam kita...renung sejenak sebanyak mana doa yg kita telah hadiahkan...Umat Islam itu lemah kerana mereka JAUH daripada agama mereka sendiri...
siapa lebih kejam??????
Tiga orang lelaki yang sedang mabuk bertanding untuk menentukan siapa yang paling kejam.
Lelaki yang pertama menyerang seorang perempuan dan memukulnya sehingga giginya patah, lebam kedua biji matanya dan darah keluar daripada hidung dan telinga perempuan itu. Akhirnya perempuan itu jatuh ketakutan dan badannya menggeletar.
Dia berpusing menghadap dua lelaki dan berkata dengan bangganya,
“Akulah orang yang paling kejam”,
Tidak berpuashati, lelaki kedua bangun dan mengoyak baju perempuan itu, merogolnya dan terus mencekik perempuan itu sehingga perempuan itu mati.
Dan dia berkata
“Tidak ada siapa yang lebih kejam daripada aku”.
Lelaki ketiga pula bangun dan tersenyum. Dia menjawab
“Akulah yang paling kejam, aku cuma berdiri dan melihat kekejaman kamu sedangkan perempuan ini adalah adik aku”
Perempuan itu adalah Lebanon.
Lelaki pertama ialah Israel.
Lelaki kedua adalah Amerika Syarikat.
Lelaki ketiga pula ialah Umat Islam yang hanya berdiam diri dan lihat.
Tahniah kepada Umat Islam.
p/s:Sama-samalah kita muhasabah diri...sejauh mana usaha kita untuk menolong saudara-saudara Islam kita...renung sejenak sebanyak mana doa yg kita telah hadiahkan...Umat Islam itu lemah kerana mereka JAUH daripada agama mereka sendiri...
iman,nafsu...kita...
assalamualaikum..
kisah iman,nafsu dan diri kita
iman : Assalamualaikum.
Diri : Waalaikumussalam. Oh,encik iman! Saya rasa dah dua tiga minggu kamu tak datang ke pejabat. kamu cuti ke?
Iman : Apa pulak cuti bos. Saya kan diberikan cuti.
Diri :Oh ye,lupa. Itu la, saya ingatkan segala urusan akan lebih terurus dan keuntungan syarikat akan bertambah lepas ambil En.Nafsu bekerja. Tapi jadi kelam-kabut lak. Lepas terdengar ustaz kat tv berceramah hari itu, saya teringatkan kamu.
Iman : Jadi saya boleh kembali bekerja la bos? Saya boleh ambik balik jawatan saya dari En.Nafsu?
Diri : Eh,tak boleh3x. Saya sayang sangat nak pecat en.nafsu. Walaupun saya terpaksa bayar gaji yang tinggi, tapi dia berjaya mengiburkan saya. (sambil tersenyum..)
Iman : Kalau macam tu, lebih baik saya berundur.(dgn nada sedih)
Diri : Eh,jangan! Tolonglah saya. Saya tak boleh kehilangan kamu.(sambil merayu)
Iman : Tapi bos, kami tak mungkin boleh bersama dalam satu syarikat. Perbezaan antara kami sangat besar. Saya tengok En.Nafsu tu macam anti sangat je dengan saya.
Diri : Aduh, rasa serba salah la pulak saya.(keliru)
Iman : Macam ni la bos. Bos boleh pilih satu je. Bos perlu bermujahadah untuk pecat En.Nafsu, bos.
Diri : Saya tahu. Jauh dalam lubuk hati saya, saya amat memerlukan kamu, En. Iman. Rasa iri hati saya tengok syarikat sebelah ustaz kat sebelah. Mereka boleh maju sebab ada orang macam kamu. Baiklah, saya kena pecat juga En.Nafsu, tak kiralah apa yang berlaku. En.Iman, saya mahu kamu tubuhkan balik jabatan Solat, Puasa, Zikir, al-Qur’an dan apa-apa yang patut.
Iman : Alhamdulillah,syukur sangat. Nampaknya bos dah buat keputusan yang bijak lagi bernas. Kalau bos teruskan prestasi cemerlang ni,saya yakin bos akan dinaikkan pangkat oleh CEO (Allah s.w.t) sebagai Muttaqin.
Pengajaran:
Kitalah bos kepada diri sendiri. Dan kitalah yang menguruskan semua tentang diri, makan, minum, pakaian, pelajaran dan pekerjaan. Apa yang penting adalah bagaimana kita menguruskan iman kita (macam planner). Oleh itu, lakukanlah keputusan terbaik dan pilihlah agenda dan aktiviti yang dapat menyuburkan iman. Malahan, jangan sesekali ditendang keluar amalan soleh dan jangan melambai-lambai palit dosa masuk ke dalam diri.
Maksudnya: “ Dan bagi tiap-tiap umat ada arah (kiblat) Yang masing-masing menujunya; oleh itu berlumba-lumbalah kamu mengerjakan kebaikan; kerana di mana sahaja kamu berada maka Allah tetap akan membawa kamu semua (berhimpun pada hari kiamat untuk menerima balasan); Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.”
(Surah al-Baqarah 2: 148)
with love : nuramna najihah
kisah iman,nafsu dan diri kita
iman : Assalamualaikum.
Diri : Waalaikumussalam. Oh,encik iman! Saya rasa dah dua tiga minggu kamu tak datang ke pejabat. kamu cuti ke?
Iman : Apa pulak cuti bos. Saya kan diberikan cuti.
Diri :Oh ye,lupa. Itu la, saya ingatkan segala urusan akan lebih terurus dan keuntungan syarikat akan bertambah lepas ambil En.Nafsu bekerja. Tapi jadi kelam-kabut lak. Lepas terdengar ustaz kat tv berceramah hari itu, saya teringatkan kamu.
Iman : Jadi saya boleh kembali bekerja la bos? Saya boleh ambik balik jawatan saya dari En.Nafsu?
Diri : Eh,tak boleh3x. Saya sayang sangat nak pecat en.nafsu. Walaupun saya terpaksa bayar gaji yang tinggi, tapi dia berjaya mengiburkan saya. (sambil tersenyum..)
Iman : Kalau macam tu, lebih baik saya berundur.(dgn nada sedih)
Diri : Eh,jangan! Tolonglah saya. Saya tak boleh kehilangan kamu.(sambil merayu)
Iman : Tapi bos, kami tak mungkin boleh bersama dalam satu syarikat. Perbezaan antara kami sangat besar. Saya tengok En.Nafsu tu macam anti sangat je dengan saya.
Diri : Aduh, rasa serba salah la pulak saya.(keliru)
Iman : Macam ni la bos. Bos boleh pilih satu je. Bos perlu bermujahadah untuk pecat En.Nafsu, bos.
Diri : Saya tahu. Jauh dalam lubuk hati saya, saya amat memerlukan kamu, En. Iman. Rasa iri hati saya tengok syarikat sebelah ustaz kat sebelah. Mereka boleh maju sebab ada orang macam kamu. Baiklah, saya kena pecat juga En.Nafsu, tak kiralah apa yang berlaku. En.Iman, saya mahu kamu tubuhkan balik jabatan Solat, Puasa, Zikir, al-Qur’an dan apa-apa yang patut.
Iman : Alhamdulillah,syukur sangat. Nampaknya bos dah buat keputusan yang bijak lagi bernas. Kalau bos teruskan prestasi cemerlang ni,saya yakin bos akan dinaikkan pangkat oleh CEO (Allah s.w.t) sebagai Muttaqin.
Pengajaran:
Kitalah bos kepada diri sendiri. Dan kitalah yang menguruskan semua tentang diri, makan, minum, pakaian, pelajaran dan pekerjaan. Apa yang penting adalah bagaimana kita menguruskan iman kita (macam planner). Oleh itu, lakukanlah keputusan terbaik dan pilihlah agenda dan aktiviti yang dapat menyuburkan iman. Malahan, jangan sesekali ditendang keluar amalan soleh dan jangan melambai-lambai palit dosa masuk ke dalam diri.
Maksudnya: “ Dan bagi tiap-tiap umat ada arah (kiblat) Yang masing-masing menujunya; oleh itu berlumba-lumbalah kamu mengerjakan kebaikan; kerana di mana sahaja kamu berada maka Allah tetap akan membawa kamu semua (berhimpun pada hari kiamat untuk menerima balasan); Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.”
(Surah al-Baqarah 2: 148)
with love : nuramna najihah
Saturday, October 24, 2009
dengarkanlah luahan seorg teman....
assalamualaikum...........
Sebuah pengkongsian….
Ya Allah..
Dalam derap-derap langkahku ini..
Dalam susur perjalanan ku ini..
Aku begitu lemah …
Tersungkur Lemah selemahnya…
Kerana tiap saat aku mengenaliMU..
Terkadang aku lari sejauhnya dariMU..
Kerana aku mencari keseronokan yang tak pasti..
Ya Allah..
Terkadang ku bertanya pada diriku sendiri..
Layakkah aku menjadi hamba yg terbaik disisiMU..
Layakkah syurga yg terhias indah itu untukku..
Layakkah pengampunanMu buatku..
Sedangkan..
Hari-hari yg berlalu..
Banyak perkara lalai kulakukan..
Banyak dosa yg kulakukan..
Pergaulan ku tidak terjaga..
Terkadang maksiat dihadapan mataku..
Kuanggap biasa..
Tanpa teguran..
Hatta dalam hati sekalipun…
Zikir dan mathurat bukan lg amalanku..
Sudah lama ditinggalkan dan dibiarkan sepi..
Solatku juga sudah tak terjaga..
Sering diakhir waktu..
Tanpa rasa rugi sedikitpun…
Antara lagu dan quran..
Lagu yg dipilih…
Quran dibaca hanya sekali sekala..
Itupun hanya sedikit..
Apatah lagi menghafalnya..
Mengulang?
Jauh sekali…
Sedangkan..
itu teman rapatku dahulu..
Kerana setiap kali ku membacanya..
Hatiku tenang..
Jiwaku damai..
Astaghfirullah…dimana diriku dahulu……..
Antara tahajud dan tidur..
Tidur yg dipilih..
Sedangkan suatu ketika dulu..
Dahiku sgt akrab dgn sejadah..
Airmataku mengiringi solatku..
Basah pipiku memohon keampunanMU..
Bergetar bibirku saat aku berdoa padaMU..
Tersentak hatiku saat aku menyebut kalamMU…
Setiap malam kumengadu PadaMU..
Mendoakan agar diriku yg hina ini menjadi pilihanMU dihari kebangkitan kelak..
Agar kudapat bernaung di bawah payung rahmatMU
Agar kudapat menatap wajahMU..Ya Allah..
Astaghfirullah………dimana diriku yg dulu……….
Antara konsert dan majlis ilmu..
Konsert yg ku pilih..
Sedangkan bila diajak ke majlis ilmu..
Aku menolak dengan alasan ingin mengulangkaji..
Sedangkan aku sebenarnya malas ..
Malas menapak mencari setitis ilmu..
Walaupun aku sedar..
Aku adalah insan yg kekeringan ilmu..
Sedangkan dahulu..
Bila tanpa diajak..
Aku segera bersemangat mahu menghadiri,,
Setiap kuliah dan majlis ilmu..
Usrah menjadi tempat ku menjana dan berkongsi ilmu..
Xpenah rasa letih dan jemu..
Walaupun kurasa malas…
Kulawan sesungguhnya..
Astaghfirullah…dimana diriku yg dulu…
Ya Allah..
Antara dakwah dan masa terluang..
Masa terluang yg kupilih..
Walaupun ku tahu..
Dakwah itu suatu amanah!
Ummah ini perlu dibangunkan!
Islam itu perlu ditegakkan!
Kerana aku adalah permata ummah..
Jgn biarkan kilauannya sirna..
Tetapi..
Mengapa ku sering mengelak ..
Memberi alasan tentang statusku sebagai pelajar..
Assignment berlambak-lambak..
Projek bertindih-tindih..
Sedangkan suatu ketika dahulu…
Semangat dakwahku kuat..
Assgment berlambak bukan suatu alasan..
Aku mampu buat..
Belajar bukan penghalang untukku berjuang..
Masa itu walaupun terasa singkat
Aku terasa sgt sibuk..ttp
Aku puas..
Aku bahagia…
Malah aku pelajar cemerlang..
MUMTAZ!!!!!
Astaghfirullah..dimana diriku yg dahulu..
Ya Allah..
Ku tahu..
Engkau yg layak memberi hidayah pd hambaMu..
Namun..
Aku merasa sgt hina..
Bila setelah diberi hidayah..
Aku mengabaikannya.
Ku sedari..
Tiap kelalaian yg kulakukan..
Ada teguran yg dtg dariMU..
Tp ku tak mempedulikan..
Kuteruskan juga ..
Walaupun hatiku tak tenteram..
Walaupun hatiku tak keruan..
Ya Allah..
Masyarakat memandangku sebagai seorang yg hebat..
Tanpa cacat cela..
Seorang yang faham agamanya..
Seorang yg amalkan agama sebaiknya..
Pembela agama..
Mantap peribadinya..
Indah akhlaknya..
Fasih qurannnya..
Namun..
inikah hebat??
Ku tak mahu hebat pada pandangan manusia..
Tetapi tersungkur hina di hadapanMU..
Mereka hanya melihat zahirku semata..
Namun..
Inilah hatiku..
Hati yg kian malap..
Kerana jauh meninggalkanMU..
Ampunilah aku Ya Allah…
Ya Allah..
Saat ini aku hadir lagi..
Tersentak dari angan-anganku..
Mungkin ini adalah peringatanMU buat insan yg sering alpa..
Saat ini aku menadah tanganku kepadaMU..
Ku ingin menangis dihadapanMU sepuasnya..
Memohon keampuan ..
Ampunkan aku Ya Allah..
Ampunkan aku ya Allah…
Ampunkan aku Ya Allah..
Biar airmataku ini mengalir ..
Biar basah pipiku ini..
Kerana aku benar-benar berdosa padamu ..
Benar-benar terasa jauh dariMU..
Ya Allah..
Pimpinlah aku kembali kejalanMU..
Pimpinlah aku kembali mencari kebenaran..
Pimpinlah aku kembali berjuang atas jalan ini..
Aku ingin kembali dekat denganMU…
Biar saat ini menjadi saksi..
Seorang hamba kembali pd Tuhannya..
Kerana bila tiba saat nafasku terhenti..
Ada yg sudi membisikkan ditelingaku..
“Aku menjadi saksi atas perjuanganmu di dunia ini”…
Andai kupergi dahulu…
ku harap ada yg sudi mendoakanku..
Sebuah pengkongsian….
Ya Allah..
Dalam derap-derap langkahku ini..
Dalam susur perjalanan ku ini..
Aku begitu lemah …
Tersungkur Lemah selemahnya…
Kerana tiap saat aku mengenaliMU..
Terkadang aku lari sejauhnya dariMU..
Kerana aku mencari keseronokan yang tak pasti..
Ya Allah..
Terkadang ku bertanya pada diriku sendiri..
Layakkah aku menjadi hamba yg terbaik disisiMU..
Layakkah syurga yg terhias indah itu untukku..
Layakkah pengampunanMu buatku..
Sedangkan..
Hari-hari yg berlalu..
Banyak perkara lalai kulakukan..
Banyak dosa yg kulakukan..
Pergaulan ku tidak terjaga..
Terkadang maksiat dihadapan mataku..
Kuanggap biasa..
Tanpa teguran..
Hatta dalam hati sekalipun…
Zikir dan mathurat bukan lg amalanku..
Sudah lama ditinggalkan dan dibiarkan sepi..
Solatku juga sudah tak terjaga..

Sering diakhir waktu..
Tanpa rasa rugi sedikitpun…
Antara lagu dan quran..
Lagu yg dipilih…
Quran dibaca hanya sekali sekala..
Itupun hanya sedikit..
Apatah lagi menghafalnya..
Mengulang?
Jauh sekali…
Sedangkan..
itu teman rapatku dahulu..
Kerana setiap kali ku membacanya..
Hatiku tenang..
Jiwaku damai..
Astaghfirullah…dimana diriku dahulu……..
Antara tahajud dan tidur..
Tidur yg dipilih..
Sedangkan suatu ketika dulu..
Dahiku sgt akrab dgn sejadah..
Airmataku mengiringi solatku..
Basah pipiku memohon keampunanMU..
Bergetar bibirku saat aku berdoa padaMU..
Tersentak hatiku saat aku menyebut kalamMU…
Setiap malam kumengadu PadaMU..
Mendoakan agar diriku yg hina ini menjadi pilihanMU dihari kebangkitan kelak..
Agar kudapat bernaung di bawah payung rahmatMU
Agar kudapat menatap wajahMU..Ya Allah..
Astaghfirullah………dimana diriku yg dulu……….
Antara konsert dan majlis ilmu..
Konsert yg ku pilih..
Sedangkan bila diajak ke majlis ilmu..
Aku menolak dengan alasan ingin mengulangkaji..
Sedangkan aku sebenarnya malas ..
Malas menapak mencari setitis ilmu..
Walaupun aku sedar..
Aku adalah insan yg kekeringan ilmu..
Sedangkan dahulu..
Bila tanpa diajak..
Aku segera bersemangat mahu menghadiri,,
Setiap kuliah dan majlis ilmu..
Usrah menjadi tempat ku menjana dan berkongsi ilmu..
Xpenah rasa letih dan jemu..
Walaupun kurasa malas…
Kulawan sesungguhnya..
Astaghfirullah…dimana diriku yg dulu…
Ya Allah..
Antara dakwah dan masa terluang..
Masa terluang yg kupilih..
Walaupun ku tahu..
Dakwah itu suatu amanah!
Ummah ini perlu dibangunkan!
Islam itu perlu ditegakkan!
Kerana aku adalah permata ummah..
Jgn biarkan kilauannya sirna..
Tetapi..
Mengapa ku sering mengelak ..
Memberi alasan tentang statusku sebagai pelajar..
Assignment berlambak-lambak..
Projek bertindih-tindih..
Sedangkan suatu ketika dahulu…
Semangat dakwahku kuat..
Assgment berlambak bukan suatu alasan..
Aku mampu buat..
Belajar bukan penghalang untukku berjuang..
Masa itu walaupun terasa singkat
Aku terasa sgt sibuk..ttp
Aku puas..
Aku bahagia…
Malah aku pelajar cemerlang..
MUMTAZ!!!!!
Astaghfirullah..dimana diriku yg dahulu..
Ya Allah..
Ku tahu..
Engkau yg layak memberi hidayah pd hambaMu..
Namun..
Aku merasa sgt hina..
Bila setelah diberi hidayah..
Aku mengabaikannya.
Ku sedari..
Tiap kelalaian yg kulakukan..
Ada teguran yg dtg dariMU..
Tp ku tak mempedulikan..
Kuteruskan juga ..
Walaupun hatiku tak tenteram..
Walaupun hatiku tak keruan..
Ya Allah..
Masyarakat memandangku sebagai seorang yg hebat..
Tanpa cacat cela..
Seorang yang faham agamanya..
Seorang yg amalkan agama sebaiknya..
Pembela agama..
Mantap peribadinya..
Indah akhlaknya..
Fasih qurannnya..
Namun..
inikah hebat??
Ku tak mahu hebat pada pandangan manusia..
Tetapi tersungkur hina di hadapanMU..
Mereka hanya melihat zahirku semata..
Namun..
Inilah hatiku..
Hati yg kian malap..
Kerana jauh meninggalkanMU..
Ampunilah aku Ya Allah…
Ya Allah..
Saat ini aku hadir lagi..
Tersentak dari angan-anganku..
Mungkin ini adalah peringatanMU buat insan yg sering alpa..
Saat ini aku menadah tanganku kepadaMU..
Ku ingin menangis dihadapanMU sepuasnya..
Memohon keampuan ..
Ampunkan aku Ya Allah..
Ampunkan aku ya Allah…
Ampunkan aku Ya Allah..
Biar airmataku ini mengalir ..
Biar basah pipiku ini..
Kerana aku benar-benar berdosa padamu ..
Benar-benar terasa jauh dariMU..
Ya Allah..
Pimpinlah aku kembali kejalanMU..
Pimpinlah aku kembali mencari kebenaran..
Pimpinlah aku kembali berjuang atas jalan ini..
Aku ingin kembali dekat denganMU…
Biar saat ini menjadi saksi..
Seorang hamba kembali pd Tuhannya..
Kerana bila tiba saat nafasku terhenti..
Ada yg sudi membisikkan ditelingaku..
“Aku menjadi saksi atas perjuanganmu di dunia ini”…
Andai kupergi dahulu…
ku harap ada yg sudi mendoakanku..
Thursday, October 22, 2009
pada suatu petang....
assalamulaikum.....
suatu petang bersama GMUKM..
22 oktober 2009..
kira-kira pukul 5 petang..
mula- mula sampai..
eh...betul ke ada ni??
sebb xsampai sepuluh orang yang ada...
xpela..
kita ambik je basikal dulu....
lepas ambik basikal..
ramaila sahabat2 yg mula dtg..
testing - testing basikal...
sambil- sambil tu meronda kt kawasan KOmpleks Squash..
janji pukul 5..
ingat dalam 5.30 boleh gerak dah...
bila nk gerak je..
ada je sahabat2 lain yang baru dtg...
lastly..
ramai sgt yg join..
terutama muslimat..
around pkul 6 jugak kami start our journey..xp
sebelum bergerak..
ada pesanan dr leader..
"jgn ghairah sgt bila naik basikal ni..
ana tau antum semua terer dh bawak basikal..
kita bawak relax je..jgn gopoh gapah..
hati-hati dan jga jarak.."
" okey,kita baca doa dulu..
pastu kita gerak.."
xsampai 5 minit bergerak...
" gang!.."
accident basikal dgn basikal plak..
dua-dua muslimat..
xpe-xpe..
muslimat power!!
lepas diberi bantuan kecemasan..
journey disambung semula..
checkpoint pertama=>KKM
bayangkanla UKMalaysia ni ada berapa bukit..
masa mula-mula tu semua semangat je..
laju je bwak..
jarak xkira la..
kira mcm adik beradik dh..
(nk tunjuk jarak rapat sebenarnya..:0)
pastu kena naik bukit..
ada yg mula gelabah sebb xlepas naik bukit..
rupanya xtau nk tukar gear basikal tue..
satu lg..
kt tengah2 bukit tu..
ada yg berhenti..
jd orang yg belakang ni terpaksala berhenti..
supposely xley berenti tgah bukit ni..
nnti semput..
last2..
ramai yg patah balik je..
(mengelat tu..)
(saya xlar.sy keep go on..takut semput tgah jalan)
muslimin ada yg jaga dibhgn depan..
ada jugak yg jaga bhgian belakang..
diorang yg banyak tolong jga muslimat yg ramai kat tengah -tengah ni..
muslimat selalu je pegi ke tengah jalan..
fuhh..
sgt bahaya sebab banyak kereta dan bas yg lalu lalang..
(masa tu dh time habis office hour)
masa ni sy terfikir..
"sepatutnya basikal ni ada cermin sisi..xp)
journey diteruskan..
Dr KKM kita teruskan ke misi round satu UKMalaysia..
hurm..
saje je nk bgtau..
salah sorang yg accident td tue..
asyik tukar basikal je dgn muslimin yg jaga kt belakang..
lepas dia teruskan perjalanan..
muslimin ni pun ckpla..
"ana risau tengok dia ni..
dia bawak laju..pastu brek mengejut.."
xpastilah berapa kali dia tukar basikal..xp
lepas tu..
ada akak ni tegur kt sy..
"bawakla laju sikit..
awak dh kt belakang ni.."
"saya jaga jarak kak..
nanti sy potongla diorang..ngee~"
(jwpn org yg fobia dgn accident..tp sebenarnya mencegah lebih baik kn..)
sampai dekat KIY..
ni bukit yg ke-3 kami lalui..
kali ni sy terpaksa potong shbt2 lain..
xnak berhenti tgah2 bukit ni haa..
kaki lenguh jgn ckpla..
sambil-sambil potong tu..
tegurla shbt2..
(chewaah..konon merapatkan ukhwah masa journey..)
tp masa turun bukitla best..
angin petang membuaikan perasaan..
kalau xingat masa tu naik basikal..
memang dh ramai buat "kuak lentang" atas jalan raya tu..
ngee~
masa kt masjid..
dh sikit dh shbt2 yg berada d depan..
dlm kepala masa tu asyik fikir nk lepas bukit yg depan ni haa..
bukit sebelah blok PAlAPES tu..
rasanya tula bukit yg paling tggi..
masa dh ready nk naik bukit tu..
muslimin yg depan sekali bergurau senda plak..
ada yg berpegangan tangan sambil bawak basikal tu..
ada yg sembang-sembang..
sabar jela..
"bertenang..bertenang.."
akhirnya lepas jugak bukit tu..
ada muslimat yg potong muslimin..
muslimin tercabar..
"ni xboleh jd ni..
maruah..maruah.."
kelakarla diorang ni..
ngee~
masa turun bukit tu..
angin sangatla best..(sekali lagi..kena beringat..tgah naik basikal..)
basikal laju je turun..
tp masa tu kaki dh lenguh sgt dh..
sampai kt simpang tu..
ada sorang muslimat ni dh ke tengah jalan..
"sakinah,jaga-jga..tepi sikit.."
"ala..faham2 jela..
mana ada mata kt belakang.."
masa nila sy terfikir..
"bahaya basikal xde cermin sisi.."
ngee~
alhamdulillah..
akhirnya selamat sampai ke kompleks semula..
tp..
masa sy turun basikal..
kaki sy tersangatla ringan..
dan..
sy hampir pitam..huhu
pandangan sy kelam je dan lama-lama gelap..
suara dengar xdengar je..
sy pun pelik nape jd mcm tu..
selalu xpenah jd pun..
dlm hati berkata..
"jgn pitam kt sini..
kalau nk pitam..
pitam kt bilik je.."
ngee~
tp lama-lama dh ok..
gimik je tu..
lalala~
pastu time kumpul balik..
semua ceria dlm keletihan..
tp semangat tetap ada..
leader ckp
"ana bangga dengan antum semua..
ana tau kita boleh lg go on lebih jauh..
tp masa tak mengizinkan kita..
xpa..lain kali kita buat lg.."
mantapla shbt2 semua...
hurm..
masa on the way balik..
sembang-sembang dengan shbt2..
semua ckp journey td sgt2 letih..
tp tersgtla best!!
ngee~


sekadar ini jela nk kongsi..
with love :nuramna najihah
suatu petang bersama GMUKM..
22 oktober 2009..
kira-kira pukul 5 petang..
mula- mula sampai..
eh...betul ke ada ni??
sebb xsampai sepuluh orang yang ada...
xpela..
kita ambik je basikal dulu....
lepas ambik basikal..
ramaila sahabat2 yg mula dtg..
testing - testing basikal...
sambil- sambil tu meronda kt kawasan KOmpleks Squash..
janji pukul 5..
ingat dalam 5.30 boleh gerak dah...
bila nk gerak je..
ada je sahabat2 lain yang baru dtg...
lastly..
ramai sgt yg join..
terutama muslimat..
around pkul 6 jugak kami start our journey..xp
sebelum bergerak..
ada pesanan dr leader..
"jgn ghairah sgt bila naik basikal ni..
ana tau antum semua terer dh bawak basikal..
kita bawak relax je..jgn gopoh gapah..
hati-hati dan jga jarak.."
" okey,kita baca doa dulu..
pastu kita gerak.."
xsampai 5 minit bergerak...
" gang!.."
accident basikal dgn basikal plak..
dua-dua muslimat..
xpe-xpe..
muslimat power!!
lepas diberi bantuan kecemasan..
journey disambung semula..
checkpoint pertama=>KKM
bayangkanla UKMalaysia ni ada berapa bukit..
masa mula-mula tu semua semangat je..
laju je bwak..
jarak xkira la..
kira mcm adik beradik dh..
(nk tunjuk jarak rapat sebenarnya..:0)
pastu kena naik bukit..
ada yg mula gelabah sebb xlepas naik bukit..
rupanya xtau nk tukar gear basikal tue..
satu lg..
kt tengah2 bukit tu..
ada yg berhenti..
jd orang yg belakang ni terpaksala berhenti..
supposely xley berenti tgah bukit ni..
nnti semput..
last2..
ramai yg patah balik je..
(mengelat tu..)
(saya xlar.sy keep go on..takut semput tgah jalan)
muslimin ada yg jaga dibhgn depan..
ada jugak yg jaga bhgian belakang..
diorang yg banyak tolong jga muslimat yg ramai kat tengah -tengah ni..
muslimat selalu je pegi ke tengah jalan..
fuhh..
sgt bahaya sebab banyak kereta dan bas yg lalu lalang..
(masa tu dh time habis office hour)
masa ni sy terfikir..
"sepatutnya basikal ni ada cermin sisi..xp)
journey diteruskan..
Dr KKM kita teruskan ke misi round satu UKMalaysia..
hurm..
saje je nk bgtau..
salah sorang yg accident td tue..
asyik tukar basikal je dgn muslimin yg jaga kt belakang..
lepas dia teruskan perjalanan..
muslimin ni pun ckpla..
"ana risau tengok dia ni..
dia bawak laju..pastu brek mengejut.."
xpastilah berapa kali dia tukar basikal..xp
lepas tu..
ada akak ni tegur kt sy..
"bawakla laju sikit..
awak dh kt belakang ni.."
"saya jaga jarak kak..
nanti sy potongla diorang..ngee~"
(jwpn org yg fobia dgn accident..tp sebenarnya mencegah lebih baik kn..)
sampai dekat KIY..
ni bukit yg ke-3 kami lalui..
kali ni sy terpaksa potong shbt2 lain..
xnak berhenti tgah2 bukit ni haa..
kaki lenguh jgn ckpla..
sambil-sambil potong tu..
tegurla shbt2..
(chewaah..konon merapatkan ukhwah masa journey..)
tp masa turun bukitla best..
angin petang membuaikan perasaan..
kalau xingat masa tu naik basikal..
memang dh ramai buat "kuak lentang" atas jalan raya tu..
ngee~
masa kt masjid..
dh sikit dh shbt2 yg berada d depan..
dlm kepala masa tu asyik fikir nk lepas bukit yg depan ni haa..
bukit sebelah blok PAlAPES tu..
rasanya tula bukit yg paling tggi..
masa dh ready nk naik bukit tu..
muslimin yg depan sekali bergurau senda plak..
ada yg berpegangan tangan sambil bawak basikal tu..
ada yg sembang-sembang..
sabar jela..
"bertenang..bertenang.."
akhirnya lepas jugak bukit tu..
ada muslimat yg potong muslimin..
muslimin tercabar..
"ni xboleh jd ni..
maruah..maruah.."
kelakarla diorang ni..
ngee~
masa turun bukit tu..
angin sangatla best..(sekali lagi..kena beringat..tgah naik basikal..)
basikal laju je turun..
tp masa tu kaki dh lenguh sgt dh..
sampai kt simpang tu..
ada sorang muslimat ni dh ke tengah jalan..
"sakinah,jaga-jga..tepi sikit.."
"ala..faham2 jela..
mana ada mata kt belakang.."
masa nila sy terfikir..
"bahaya basikal xde cermin sisi.."
ngee~
alhamdulillah..
akhirnya selamat sampai ke kompleks semula..
tp..
masa sy turun basikal..
kaki sy tersangatla ringan..
dan..
sy hampir pitam..huhu
pandangan sy kelam je dan lama-lama gelap..
suara dengar xdengar je..
sy pun pelik nape jd mcm tu..
selalu xpenah jd pun..
dlm hati berkata..
"jgn pitam kt sini..
kalau nk pitam..
pitam kt bilik je.."
ngee~
tp lama-lama dh ok..
gimik je tu..
lalala~
pastu time kumpul balik..
semua ceria dlm keletihan..
tp semangat tetap ada..
leader ckp
"ana bangga dengan antum semua..
ana tau kita boleh lg go on lebih jauh..
tp masa tak mengizinkan kita..
xpa..lain kali kita buat lg.."
mantapla shbt2 semua...
hurm..
masa on the way balik..
sembang-sembang dengan shbt2..
semua ckp journey td sgt2 letih..
tp tersgtla best!!
ngee~


sekadar ini jela nk kongsi..
with love :nuramna najihah
Saturday, October 10, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)





